Tahukah engkau kalau sebenarnya kaum pria lebih sering menangis?
Namun mereka menyembunyikan tangisannya didalam kekuatan akalnya
Itulah mengapa Tuhan menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal wanita
Dan itulah sebabnya mengapa tiada terlihat air mata selain ketegarannya
Pria menangis karna tanggung jawabnya kepada Tuhan
Dia menjadi tonggak penyangga rumah tangga
Menjadi pengawal tunggal bagi ibu, saudara dan anak perempuan
Maka tangisnya tak pernah tampak di bening matanya
Tangis pria adalah keringat yang bercucuran karna menafkahi keluarganya
Tak tampak dilihat tangisnya dikeluh kesahnya
Pria menangis dalam letih dan lelahnya menjaga belahan jiwanya dari sengsara serta ingin selalu membuatnya tertawa bahagia
Tak tampak dilihat tangisnya pada omelan-omelan dibibirnya
Pria menangis dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi belahan jiwanya dari sinar matahari dan rasa sakit, hujan dan angin malam
Tak tampak tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele
Pria menangis dalam kemarahan jika kehormatan diri dan belahan jiwanya digugat
Namun pria pun sungguh-sungguh menangis dengan menjaga dan melindungi belahan jiwanya dengan tenaga dan darahnya
Namun pria pun menangis dengan air matanya dikala kesendirian...
Menyadari tanggung jawab yang besar dihadapan Tuhannya maupun kerinduan yang mendalam kepada belahan jiwanya
Sesungguhnya tiada yang pantas mendampingi pria berharga seperti itu melainkan wanita yang mulia yang dicintainya
Indah jalan menuju Tuhan andai kamu bisa memahami dan peka kepada lelakimu...yang bisa mendampingimu dengan keringat dan air matanya
Dan akhirnya aku sadari...bahwa engkau lah tujuanku...
Beribu kata sayang...aku kini bagaikan setangkai pohon rapuh...yang menunggu rontok tertiup bayu malam..Akankah esok kan bersemi?..
Entahlah...
Belopa, 01 September 2018
Untukmu yang berada di ujung Selatan Luwu...
Aku Merindukanmu !
